PERSEBARAN FLORA DI INDONESIA

Posted: Oktober 25, 2011 in PERSEBARAN FLORA DI INDONESIA, SEMUA MATERI

Persebaran flora di Indonesia terbentuk karena adanya peristiwa geologis yang terjadi pada jutaan tahun yang lalu, yaitu pada masa pencairan es (zaman glasial). Pada saat itu terjadi pencairan es secara besar-besaran yang menyebabkan naiknya permukaan air laut di bumi, hal ini menyebabkan beberapa wilayah yang dangkal kemudian menjadi tenggelam oleh air laut dan membentuk wilayah perairan yang baru.

Beberapa wilayah perairan baru di sekitar Indonesia yang terbentuk pada masa berakhirnya zaman glasial itu adalah Laut Jawa yang terdapat di daerah Dangkalan Sunda dan Laut Arafuru yang terdapat di daerah Dangkalan Sahul. Terbentuknya perairan baru di daerah dangkalan tersebut menyebakan flora yang semula dapat dengan bebas bermigrasi akhirnya terhambat oleh perubahan kondisi geologis.

Lebih dari 10% dari flora di dunia dapat ditemukan di Indonesia. Bahkan terdapat jenis flora yang sifatnya endemik, artinya flora ini hanya terdapat di daerah tertentu.

Misal:

Matoa (Pometia pinnata) di Papua
Eboni/Kayu hitam (Dyospyros Celebica) di sulawesi Tengah
Meranti (Shorea sp) di Kalimantan Timur
Bunga Bangkai (Amorphpophallus titanium) di Sumatera, Jawa, Kalimantan

Jenis tumbuhan yang tersebar di wilayah Indonesia meliputi hutan hujan tropis, hutan musim, hutan bakau dan sabana tropis.

1. Hutan hujan tropis

Hutan tropis di Manokwari, Papua

Hutan ini kaya akan berbagai flora dengan ketinggian mencapai 50 m dengan keadaan dibawahnya gelap. variasi flora yang banyak menjadikan hutan ini sebagai hutan heterogen.

Hutan hujan tropis tersebar di Sumatera, Banten, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua.

2. Hutan musim

Hutan Jati

Hutan musim dogolongkan menjadi 2, yaitu:
hutan musim gugur, berada di ketinggian 800 m
hutan musim selalu hujan, berada di ketinggian > 1.200 m
Hutan musim tersebar di Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Nusa Tenggara. hutan musim di Indonesia biasanya berupa hutan pinus (Pinus merkusii), hutan jati (Tectona grandis).

3. Hutan Bakau (Mangrove)

Hutan Bakau

hutan mangrove mempunyai pengertian sebagai hutan yang tumbuh di daerah pantai, biasanya terdapat di daearah teluk dan di muara sungai yang dicirikan oleh:
1) tidak terpengaruh iklim;
2) dipengaruhi pasang surut;
3) tanah tergenang air laut;
4) tanah rendah pantai;
5) hutan tidak mempunyai struktur tajuk;
6) jenis-jenis pohonnya biasanya terdiri dari api-api (Avicenia sp.), pedada (Sonneratia sp.), bakau (Rhizophora sp.), lacang (Bruguiera sp.), nyirih (Xylocarpus sp.), nipah (Nypa sp.)

4. Sabana Tropis

Berupa padang rumput dengan daerah persebarannya di Nusa Tenggara.

Padang sabana di Sumbawa

Persebaran flora di wilayah Indonesia itu sendiri terbagi ke dalam 4 kelompok besar wilayah flora Indonesia, yaitu :

1. Wilayah Flora Sumatra-Kalimantan

Tersebar di pulau Sumatra dan Kalimantan serta pulau-pulau kecil di sekitarnya (Nias, Enggano, Bangka, Belitung, Kep. Riau, Natuna, Batam, Buton dll). sebagian besar merupakan wilayah hutan hujan tropis.

Pohon Meranti (Shorea sp)

Beberapa jenis flora khas daerah ini adalah tumbuhan meranti, berbagai epifit seperti anggrek (Orcidaceae), berbagai jenis lumut (Bryophyta), jamur dan paku-pakuan, serta tumbuhan endemik yang sangat langka adalah Bunga Bangkai  (Amorphopalus titanum) atau Raflesia Arnoldi yang penyebarannya di sepanjang Pegunungan Bukit Barisan dimulai dari Aceh sampai Lampung. Bunga Bangkai juga dapat ditemui di Pulau Jawa dab Kalimantan.

Bunga Bangkai (Amorphpophallus titanium) atau Bunga Raflesia Arnoldi

Bunga Anggrek (Orcidaceae)

2. Wilayah Flora Jawa-bali

Tersebar di pulau Jawa, Madura, Bali dan kepulauan-kepulauan kecil disekitarnya (Kepulauan Seribu, Kep. Karimunjawa).

Kawasan hutan tropis sebagian besar berada di Jawa Barat, Jawa tengah dan Jawa Timur merupakan kawasan hutan musim tropis yang meranggas dan menggugurkan daunnya saat musim kemarau. jenis flora khas hutan musim tropis adalah pohon jati.

Contoh flora khas yang tumbuh adalah pohon Kepel (Stelechocarpus burahol)

pohon Kepel (Stelechocarpus burahol)

pohon Jati (Tectona grandis) meranggas

3. Wilayah Flora Kepulauan Wallacea

Tersebar di pulau Sulawesi, Timor, Kepulauan Maluku dan Nusa Tenggara. Wilayah ini memiliki sifat iklim yang lebih kering dan kelembaban yang lebih rebdah dibandingkan wilayah-wilayah Indonesia lainnya.Contoh flora yang tumuh adalah pohon Sagu (Metroxylon sago)

Corak vegetasi yang terdapat pada kepulauan Wallacea meliputi:

a. Vegetasi sabana tropis di wilayah Nusa Tenggara.
b. Vegetasi hutan pegunungan yang berada di wilayah pegunungan di Sulawesi.
c. Vegetasi hutan campuran di wilayah Maluku yang terdiri dari berbagai jenis rempah-rempah (pala, cengkih, kayu manis), kenari (Canarium commune), kayu eboni (Diospyros celebica), dan lontar (Borassus flabelifer) sebagai tanaman khas di daerah ini.

 
Buah Pala (Myristica fragrans)                      Pohon Lontar (Borassus flabelifer)

Pohon Pala (Myristica fragrans)

Pohon eboni (Diospyros celebica)

4. Wilayah Flora Papua

Kondisi ilkim Papua sebagian besar merupakan tipe hutan hujan tropis.  Berbeda dengan wilayah barat, vegetasi ini memiliki corak hutan hujan tropis tipe Australia utara. Meliputi wilayah pulau Papua dan pulau-pulau kecil di sekitarnya.

Curah hujan tahunan rata-rata berkisar antara lain hutan rawa, hutan tepi sungai, hutan sagu, hutan gambut, pantai pasir karang,
hutan hujan lahan datar/lereng, hutan hujan pada bukit, hutan kerangas, hutan pegunungan, padang rumput, lumut kerak.

Jenis-jenis flora yang ada dalam kawasan antara lain Nypa fructicans, Rhizophora apiculata, Terminalia canaliculata, Nauclea coadunata, Casuarina equisetifolia, Calophyllum inophyllum, Ficu, Podocarpus, Symplocos cochinchinensis, Rhododendron culminicolum, Poanicicola dan lain-lain.

Contoh Flora Khas tumbuhan ini adalah tanaman sagu  (Metroxylon sagu) dan Eucalyptus (ekaliptus), sama dengan jenis tumbuhan yang tumbuh di daerah Queensland Australia Utara.

Eucalyptus Alba

tanaman sagu  (Metroxylon sagu)

About these ads

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s