Archive for the ‘SEMUA MATERI’ Category

3. Oriental

Posted: Oktober 17, 2011 in 3. Oriental, SEMUA MATERI

Fauna di wilayah ini tersebar di kawasan Asia terutama Asia Selatan dan Asia tenggara.
Fauna Indonesia yang masuk wilayah ini hanya di Indonesia bagian Barat.

Peta Oriental

Hewan yang khas wilayah ini adalah harimau (Panthera tigris), orang utan (Pongo pygmeus), gibbon (Hylobates muelleri), rusa (Cervinae sp), banteng (Bos javanicus), dan badak bercula satu (Rhinoceros sondaicus). Hewan lainnya adalah badak bercula dua (Dicerorhinus sumatrensis), gajah (Elephas maximus sumatranus), beruang madu (Helarctos malayanus), antilop berbagai jenis
reptil, dan ikan.

Adanya jenis hewan yang hampir sama dengan wilayah Ethiopian antara
lain kucing, anjing, monyet (Macaca fascicularis), gajah, badak, dan harimau, menunjukkan bahwa Asia Selatan
dan Asia Tenggara pernah menjadi satu daratan dengan Afrika.

Oriental – Harimau (Panthera tigris)

Oriental – Badak Bercula satu (Rhinoceros sondaicus)

Oriental – Badak Bercula dua (Dicerorhinus sumatrensis)

Oriental – Banteng (Bos javanicus)

Oriental – Gajah Sumatra (Elephas maximus sumatranus)

Oriental-Orang Utan (Pongo pygmeus),

Oriental – Rusa (Cervinae sp)

Berikut  adalah video tentang kehidupan Gajah Sumatera

2. Paleartik

Posted: Oktober 17, 2011 in 2. Paleartik, SEMUA MATERI

Wilayah persebarannya sangat luas meliputi hampir seluruh benua Eropa, Uni Sovyet,
daerah dekat Kutub Utara sampai Pegunungan Himalaya, Kepulauan Inggris di Eropa
Barat sampai Jepang, Selat Bering di pantai Pasifik, dan benua Afrika paling Utara.
Kondisi lingkungan wilayah ini bervariasi, baik perbedaan suhu, curah hujan maupun
kondisi permukaan tanahnya, menyebabkan jenis faunanya juga bervariasi.

peta prsebaran hewan Paleartik

Beberapa jenis fauna Paleartik:

  • hewan endemik:  yaitu Panda  (Ailuropoda melanoleuca)  di Cina
  • hewan yang terbatas penyebarannya (binatang kutub) seperti rusa Kutub (Rangifer tarandus), kucing Kutub, dan beruang Kutub (Ursus maritimus).
  • hewan khas berasal dari wilayah ini antara lain kelinci, sejenis tikus (Rattus norvegicus), berbagai spesies anjing (Canis familiaris), kelelawar (Cyneptorus sp). Bajing (Callosciurus notatus), dan kijang (Muntiacus muntjak) telah menyebar ke wilayah lainnya.

fauna paleartik

hewan endemik cina – Panda ( Ailuropoda melanoleuca )

Paleartik-Beruang Kutub (Ursus maritimus)

Paleartik – Rusa Kutub (Rangifer tarandus)

Paleartik-Tikus (Rattus norvegicus)

Paleartik-Kelinci (Lepus curpaeums)

Paleartik-Anjing  (Canis familiaris)

Berikut adalah video tentang kehidupan Beruang di hutan bambu

1. Ethiopian

Posted: Oktober 17, 2011 in 1. Ethiopian, SEMUA MATERI

Wilayah persebarannya meliputi benua Afrika, dari sebelah Selatan Gurun Sahara,
Madagaskar dan Selatan Saudi Arabia.

Ciri khas hewan tipe ethiopian sebagian besar adalah
mamalia dan bertubuh besar.

Hewan yang khas daerah ini adalah: gajah Afrika (Loxodonta africana),
badak Afrika putih bercula dua (Cerathoterium simum), gorila (Pongo pygmeus), baboon (papio Anubis), simpanse (Pan troglodytes), jerapah (Giraffa camelopardalis). Mamalia padang rumput seperti zebra (Equus zebra),
antilope, kijang, singa  (Panthera leo), harimau Afrika (Panthera pardus pardus), dan mamalia pemakan serangga yaitu trengiling (Manis javanica).
Mamalia endemik di wilayah ini adalah Kuda Nil (Hippopotamus amphibius) yang hanya terdapat di Sungai Nil,
Mesir. Namun di Madagaskar juga terdapat kuda Nil namun lebih kecil.

Menurut sejarah geologi,
pulau Madagaskar pernah bersatu dengan Afrika. Wilayah Ethiopian juga memiliki hewan
yang hampir sama dengan di wilayah Oriental seperti: golongan kucing (Felis silvestris catus), bajing (Callosciurus notatus), tikus,
babi hutan (Sus scrofa), kelelawar (Cynopterus sp), dan anjing (Canis familiaris).

Ethiopian- cheeta (Acinonyx jubatus)

Ethiopian- Jerapah (Giraffa camelopardalis)

Ethiopian – Singa (Panthera leo)

Ethiopian – Kuda Nil Afrika (Hippopotamus amphibius)

Ethiopian – Zebra (Equus zebra)

Ethiopian – simpanse Afrika (Pan troglodytes)

Ethiopian – Gajah Afrika (Loxodonta africana)

Ethiopian – Burung Unta (Struthio camelus)

Berikut adalah kehidupan Singa di padang rumput Africa

Persebaran hewan di muka bumi ini didasarkan oleh faktor fisiografik, klimatik dan biotik yang berbeda antara wilayah yang satu dengan lainnya, sehingga menyebabkan perbedaan jenis hewan di suatu wilayah.

Di samping itu faktor sejarah geologi juga mempengaruhi persebaran hewan di wilayah tertentu karena wilayah tersebut pernah menjadi satu (Pangea). Namun hewan berbeda dengan tumbuhan yang bersifat pasif. Pada hewan, bila habitatnya dirasakan sudah tidak cocok, seringkali secara masal mengadakan migrasi ke tempat lainnya. Oleh karena itu pola persebaran fauna tidak setegas persebaran flora. Adakalanya hewan khas di suatu wilayah juga terdapat di wilayah lainnya.

pembentukan muka bumisejarah geologi pembentukan muka bumi

Pada tahun 1876 Alfred Russel Wallace membagi wilayah persebaran fauna atas 6 wilayah yaitu: Ethiopian, Palearktik, Oriental, Australian, Neotropical dan Neartik. Untuk lebih jelas dan pemahaman Anda semakin mantap mengenai letak wilayah persebarannya, cobalah sambil mempelajari materi ini juga menggunakan peta dunia.
Keenam wilayah persebaran fauna tersebut adalah sebagai berikut:

1. Ethiopian

2. Paleartik

3. Oriental

4.Neartik

5. Neotropik

6. Australis

Bioma gurun (desert)  merupakan bioma yang di dominasi oleh batu/pasir dengan tumbuhan sangat jarang.

Ciri-cirinya:

  1. Terdapat di daerah tropis, subtropics, dan daerah tinggi lainnya
  2. Jarang terjadi hujan
  3. Tingkat evaporasi sangat tinggi
  4. Amplitudo suhu harian sangat besar
  5. Suhu siang hari mencapai 45 derajat C
  6. Suhu malam hari mencapai 0 derajat C
  7. Tanahnya tandus dan kering
  8. Tidak mampu menyimpan air

Sesuai dengan kondisi alamnya, maka tidak semua jenis vegetasi bisa tumbuh di gurun.
Bioma gurun ini tersebar di Amerika Utara yang disebut praire, Amerika Selatan disebut pampas, dan Afrika Selatan disebut veld. Bioma ini paling luas terpust di sekitar 20 derajat LU, mulai dari Pantai Atlantik di Afrika hingga ke Asia Tengah. Sepanjang daerah itu terdapat kompleks gurun Sahara, gurun Arab dan gurun Gobi dengan luas mencapai 10 juta km persegi.

Jenis vegetasi yang bisa bertahan hidup di daerah gurun antara lain adalah kaktus, liliaceae, aloe, kaktus saguora, dan cholla.

Aloe

 

Kaktus

 

Cholla

Bioma Gurun

Sabana adalah padang rumput yang diselingi oleh pohon-pohon yang tumbuhnya menyebar, biasanya pohon palem (Palmae) dan akasia (Acacia auriculiformis)

Ciri-cirinya:

  1. Terdapat di daerah tropis
  2. Jenis tumbuhannya xerofit
  3. Tumbuhan tersebar di daerah tersebut secara berjauhan
  4. Hewan yang tinggal di dalamnya ada pula hewan herbivore
  5. Curah hujan rendah (hanya sekitar 200 mm/th)
  6. Bulan basah hanya terdapat 2-3 bulan saja

Jenis tumbuhan pada sabana adalah Semak belukar dan Tumbuhan xerofit : beradaptasi dengan cara memiliki daun dan banyak terdapat duri dibandingkan daun untuk dapat mengurangi penguapan.

Bioma sabana  menempati darah luas di Benua Afrika, Amerika Selatan dan Australia. Sabana pada umumnya terbentuk di daerah tropik sampai subtropik.

 

Sabana yang ditumbuhi pohon palem

Pohon Akasia (Acacia auriculiformis)

Gambar Bioma sabana

Bioma Sabana

Bioma Taiga banyak ditemukan di belahan bumi utara, misalnya di wilayah negara Rusia dan Kanada. Bioma Taiga merupakan bioma terluas dari bioma-boma lain yang ada di bumi.

Bioma taiga terletak di kawasan beriklim subartik dengan iklim yang sangat dingin dan musim panas yang sangat pendek. Kisaran temperatur antara suhu rendah dan suhu tinggi sangat besar.

Ciri-cirinya:

  1. Banyak ditemukan pegunungan-pegunungan tinggi
  2. Memiliki domimasi ilkim dingin
  3. Suhu berkisar antara -12 derajat C sampai -10 derajat C
  4. Curah hujan antara 400 – 750 mm / tahun
  5. Jenis vegetasi yang mendominasi adalah jenis vegetasi konifer (tumbuhan berdaun jarum), di antaranya picea, abies, pinus, larix, alderbirch, dan juniper dan spruce.
Bioma taiga tersebar di Skandinavia, Rusia Timur, Amerika Utara, dan beberapa di kawasan Asia Utara.
Peta Persebaran Hutan Taiga
Alder  –  Juniper  –  Spruce

Gambar Bioma Hutan taiga (pohon pinus)

.

 


Bioma tundra mempunyai karakteristik iklim regional yang sangat ekstrim dengan suhu rata-rata rendah, bersalju, dan mempunyai musim panas yang pendek.

Ciri-cirinya:

a. Terdapat di wilayah artik

b. Suhunya mencapai -57 derajat C

c. Pada musim panas suhu maksimum 15 derajat C

d. Curah hujan kurang dari 250 mm / tahun

e. Tundra didominasi oleh lumut kerak dan semak

f. Rata-rata tumbuhannya berwarna mencolok dan pendek

Tersebar   di daerah lingkar kutub utara tepatnya di kawasan selatan es di Kutub Utara dan Alaska di Amerika Utara, Eropa, dan Siberia, Puncak gunung tinggi daerah tropis , dan pegunungan Alpine.

Peta Persebaran Bioma Tundra

Jenis vegetasi yang tumbuh adalah lumut yang membentuk suatu hamparan yang luas atau sering disebut sebagai ”hamparan bantalan”. Jenis jenis lumut tersebut yaitu dark red, rumput kipas, dan lain-lain.

  • Pada daerah yang berawa jenis vegetasi yang ada misalnya rumput teki (Cyperus Rotundus), rumput kapas (Selaginella tamariscina) dan gundukan gambut (hillock tundra).
  • Di cekungan yang basah seperti di Greenland terdapat semak salik dan bentula.
  • Di tempat yang agak kering ditumbuhi lumut,teki-tekian,ericeceae, dan beberapa
    tumbuhan yang berdaun agak lebar.
  • Di lereng-lereng batu terdapat kerak (Lichenes), lumut (Bryophyta), dan alga (Hydroclathrus clatratus).
Jenis-jenis vegetasi tundra

 Lumut Dark Red  

Rumput Kapas (Selaginella tamariscina)

Bioma tundra

Ciri khas dari bioma hutan iklim sedang adalah warna daun yang berwarna oranye keemasan. Hal ini disebabkan karena pendeknya hari sehingga merangsang tanaman menarik klorofil dari daun sehingga diisi pigment lain.

Ciri-cirinya:

a. Curah hujan tidak merata ( antara 750-1000 mm / tahun )

b. Tumbuh di daerah yang memilki empat musim ( panas, gugur, dingin, dan semi)

c. Tumbuhan tumbuh tidak terlalu rapat dan heterogen ( 10-20 jenis)

d. Berwarna hijau daunnya saat musim panas

e. Meranggas atau gugur saat musim dingin

f. Tumbuhan dominan berdaun lebar

g. Tumbuhan dapat beradaptasi dengan iklim yang ekstrim

h. Tumbuh di tempat yang beriklim sedang

i. Temperaturnya antara 22 derajat C – 17 derajat

Tersebar di Eropa Barat, Eropa Tengah, Asia Timur (Korea dan Jepang) dan Timur Laut Amerika. Vegetasi jenis ini hanya dapat ditemui di Benua Eropa serta Asia Timur, karena vegetasi ini hidup pada kawasan subtropis dengan iklim semi selama enam bulan serta mengalami musim gugur saat musim kering sampai musim dingin.

Jenis vegetasi yang tumbuh adalah quercus (oak), acer (maple), castanea, basswood (tilia americana) dan lain-lain.

         

      Pohon oak   ( quercus)

Basswood – Oak pada waktu lebat – Oak pada waktu rontok

                                                       

Tanaman Maple (Acer)

 

 

Bioma Hutan gugur

Hutan hujan merupakan bioma paling kompleks, jumlah dan jenis vegetasinya sangat banyak dan bervariasi, keadaan itu disebabkan oleh iklim mikro yang sangat sesuai bagi kehidupan berbagai jenis tumbuhan. Iklim hutan hujan tropis dicirikan dengan musim hujan yang panjang, suhu udara, dan kelembapan udara tinggi.

Terdapat beberapa lapisan vegetasi dalam hutan hujan, yaitu sebagai berikut:

a)    Lapisan vegetasi yang tingginya mencapai 35-42 m, dan daunnya merupakan ”kanopi” (payung) bagi vegetasi dibawahnya.

b)   Lapisan tertutup kanopi dengan ketinggian vegetasi berkisar 20-35 m, pada lapisan ini sinar matahari masih bias menembus.

c)    Lapisan tertutup kanopi berkisar 4–20 m, merupakan daerah kelembapan udara relatif konstan.

d)   Lapisan vegetasi dengan ketinggian berkisar 1-4 m.

e)    Lapisan vegetasi dengan ketinggian antara 0-1 m, berupa anakan pohon serta semak belukar

Jenis-jenis yang umum ditemukan di hutan ini, yaitu: Meranti (Shorea dan Parashorea), keruing (Dipterocarpus), Kapur (Dryobalanops), kayu besi (Eusideroxylon zwageri), kayu hitam (Diospyros sp).

Persebaran bioma hutan hujan tropis di daerah antara 10º LU dan 10º LS, termasuk di dalamnya Hutan Amazon (Amerika Tengah), Afrika Barat, Madagaskar Timur, Asia Selatan (Indonesia dan Malaysia), dan Australia.

PetaPersebaran Huan hujan tropis di dunia


Hutan hujan tropis dilihat dari atas tampak lebat dan gelap

Kondisi di dalan hutan hujan tropis

Gambar hutan hujan tropis